Herbal Uswah Official Website
PIN BB: 5E29237F | SMS/WA/Line:085221818880

Minggu, 09 November 2014

Cara Efektif Mencegah Tukak Lambung

Jaga Aktivitas Fisik & Pikiran, Cegah Tukak Lambung

Ada ide membuat rambu-rambu ‘dilarang stress’ di kantor-kantor. Kabarnya sih untuk mengurangi penderita tukak lambung. Apa hubungannya?
Dilarang stress! Mungkin kalau ada rambu-rambu seperti itu di kantor-kantor di Jakarta, banyak orang yang bisa berhati-hati menjaga aktivitas fisik dan pikiran. Karena ternyata, percaya atau tidak, gangguan pencernaan sampai tukak lambung dan maag, banyak terjadi karena faktor stress. Karena kesibukan seseorang mengakibatkan sering terlambat makan, diperparah lagi dengan psikologis yang tidak stabil (banyak pikiran, stress karena pekerjaan, keluarga dan sebagainya).



Tukak lambung atau bahasa lainnya disebut Peptic Ulcer Disease (PUD) merupakan suatu penyakit pada saluran pencernaan yang ditunjukkan dengan terjadinya kerusakan mukosa lambung bisa karena sekresi asam lambung berlebih, infeksi H. pylori, maupun produksi prostaglandin yang berkurang.

Stres dapat memicu tukak lambung karena dalam kondisi stres sangat dimungkinkan orang akan melakukan tindakan yang beresiko terjadinya tukak lambung seperti merokok, mengkonsumsi obat NSAID atau alkohol. Selain itu diperkirakan dalam kondisi stres, hormon adrenalin akan meningkat produksinya mengakibatkan produksi asam meningkat pula, efeknya asam lambung pun juga meningkat.

Faktor lain yang memicu tukak lambung adalah kebiasaan merokok. Bagaimana rokok memicu tukak lambung? Berdasarkan pustaka, mekanisme yang terjadi belum diketahui pasti namun diduga produksi prostaglandin pada lambung dihambat sehingga perlindungan terhadap mukosa lambung berkurang dan resiko tukak meningkat.

Tingkat yang parah dari tukak lambung adalah terjadi penipisan serta kehancuran dari lambung serta usus dan unsur-unsur pencernaan lainnya. Umumnya, kerusakan dari lambung ini disertai keluanya darah segar yang agak kental melalui dubur.

Akibat yang lain juga menyebabkan organ-organ lain di tubuh penderita juga ikut terganggu, seperti hati, jantung, ginjal dan lain-lain sebagainya. Karena fungsi kerja lambung yang tidak maksimal, dan karena asam lambung yang berkembang banyak serta membawa kuman-kuman, virus yang menyebar.

Kalau melihat statistic di Amerika serikat, yang dikutip dari www.pubmed.gov, tahun 2007 saja kira-kira 500.000 orang tiap tahunnya menderita tukak lambung dan 70% diantaranya berusia 25-64 tahun. Sebanyak 48% penderita tukak lambung disebabkan karena infeksi H. pylori dan 24% karena penggunaan obat NSAID. Bukan angka yang main-main bukan?

Di Indonesia memang belum ada catatan resmi, tapi melihat pola hidup yang sedang berkembang sekarang, bukan tidak mungkin yang namanya tukak lambung bisa punya statistic yang mengejutkan.
Secara umum, gejala tukak lambung yang dialami antara lain rasa panas pada perut, sebah, mual, tidak tahan makanan berlemak, nyeri pada bagian ulu hati yang akan hilang setelah mengkonsumsi makanan. Selain terbangun di malam hari karena nyeri yang dirasakan, rasa nyeri di ulu hati yang hilang setelah mengkonsumsi makanan merupakan gejala spesifik pada tukak lambung yang dapat mempermudah diagnosis.

Dalam beberapa literatur, madu alami kabarnya bisa membantu mengobati tukak lambung ini. Dalam sebuah riset yang dipublikasikan dalam Majalah Pharmacolres tahun 2001, para peneliti menyatakan bahwa madu bisa membantu pengobatan infeksi lambung. Mereka juga melakukan penelitian lain tentang pengaruh madu alami terhadap bakteri yang terbukti bisa menyebabkan terjadinya tukak lambung atau infeksi lambung, yang dikenal dengan sebutan bakteri pylori. Pemberian cairan madu dengan konsentrasi 20 % bisa melemahkan bakteri tersebut di piring percobaan. 

Hal lain yang disarankan adalah terapi tukak lambung. Tujuan dari terapi tukak lambung adalah untuk mengurangi serta menetralkan asam lambung, menghilangkan faktor penyebab, meringankan atau menghilangkan nyeri epigastrik, mencegah kekambuhan, memperkuat sistem perlindungan mukosa, dan mencegah terjadinya komplikasi yang serius. Sasaran dari terapi tukak lambung adalah faktor penyebab terjadinya tukak yaitu bakteri H. pylori dan asam lambung berlebih.

Terapi yang digunakan ada 2 cara, yaitu terapi nonfarmakologis dan farmakologis. Untuk terapi nonfarmakologis dengan cara mengurangi atau menghilangkan stress, berhenti merokok dan menggunakan obat NSAID, menghindari makanan pencetus tukak seperti makanan pedas, kafein, dan alkohol. Apabila terjadi komplikasi dilakukan operasi. 

Sedangkan terapi farmakologisnya dapat menggunakan beberapa golongan obat yaitu, golongan Pompa Proton Inhibitor (PPI), Antagonis Reseptor Histamin H2, Sucralfate, Antasida, Analog Prostaglandin. Selain itu, kombinasi dua antibiotik dengan PPI untuk eradikasi (pembasmian) H. pylori.

Jadi, ide rambu-rambu ‘dilarang stress’ tampaknya cukup masuk akal kalau dilakukan. Paling tidak, mengurangi statistik penderita tukak lambung akut. Sobat sependapat dengan saya? :)

bagi yang sudah terlanjur terkena tukak/ iritasi lambung, konsultasikan gejala yg anda rasa pada spesialis lambung untuk mendapatkan solusi kesehatan lambung yang paling tepat. Hubungi kami di Kontak Kami. :) 




Referensi :
Konsultasikan keluhan sakit lambung anda kepada kami spesialis lambung
Bagi Anda Yang Ingin Konsultasi Gratis Bisa Di Layanan Konsumen :


PIN BB             5E29237F

SMS/WA/Line  : 085221818880  

Atau datang ke alamat klinik kami :
Alamat Praktek Tetap :

 


Jl. Tamansari – Pasar Gegernoong,
Kota Tasikmalaya – Jawa Barat.
(+_300 Meter dari Rumah Sakit Islam Tasikmalaya)

0 komentar:

Posting Komentar