Herbal Uswah Official Website
PIN BB: 5E29237F | SMS/WA/Line:085221818880

Senin, 14 Desember 2015

Bakteri Dalam Lambung Yang Sebenarnya adalah Helicobacter pylori

Bakteri Dalam Lambung|Bakteri Apa Sebenarnya Penyebab Sakit Maag?? 
Kali ini Admin akan mengulas tentang penemuan bakteri sebenarnya oleh para ahli dahulu, yang mana dapat menimbulkan bagaimana maag bisa terjadi. Langsung aja ya tanpa banyak kata-kata. Sebelum tahun 2005, beberapa ilmuwan sempat meneliti mengenai keberadaan kuman/bakteri dalam lambung.

Helicobacter pylori


Dimulai oleh ilmuwan asal Jerman yang menemukan keberadaan kuman pada lambung manusia tepatnya pada bagian mukosa lambung atau lapisan dinding lambung pada tahun 1875. Dilanjutkan oleh Giulio Bizzozero seorang Sarjana asal Itali pada tahun 1893 yang menemukan keberadaan kuman (Helicobacter pylori) pada lambung anjing yang dapat bertahan hidup dalam suasana yang sangat asam.

Penelitian tersebut semakin berkembang ketika Professor Walery Jaworski dari Polandia menemukan hubungan antara kuman tersebut dengan penyakit lambung pada tahun 1899. kuman yang berada dalam sedimen cairan lambung tersebut diberi nama Vibrio rugula namun penelitian ini tidak berkembang dan tidak dapat perhatian dari ilmuwan lain dikarenakan hasil penelitiannya menggunakan bahasa Polandia.

Salah satu alasan penelitian-penelitian tersebut tidak mendapatkan perhatian karena pada saat itu terdapat sebuah dogma bahwa tidak ada mahluk hidup yang dapat bertahan hidup dalam kondisi yang sangat asam didalam lambung.


Bakteri Dalam Lambung|Bakteri Apa Sebenarnya Penyebab Sakit Maag??


Namun pada tahun 1979 satu abad dari penemuan kuman penghuni lambung tersebut, ditemukan kembali oleh seorang ahli patologi asal Australia yang bernama Robin Warren yang bekerjasama dengan Berry Marshall seorang residen Penyakit Dalam, untuk membiakan kuman tersebut. Pada kondisi lambung Marshall yang sehat, dia membuat sebuah ujicoba dengan menelan pil yang mengandung kuman yang berhasil mereka biakan agar dapat berkembang didalam perutnya sendiri. Setelah beberapa hari hasil dari uji endoskopi ternyata terjadi luka pada lambung yang diakibatkan oleh kuman tersebut.

Mereka memuat hasil penelitiannya pada tahun 1984 di majalah Lancet yang menyatakan bahwa banyak terjadi radang lambung dan penyakit lambung lainnya disebabkan oleh kuman tersebut. Dalam artikelnya tersebut Warren dan Marshall memberi nama kuman berbentuk spiral ini dengan nama Helicobacter pylori yang membuat mereka dianugrahi Nobel di tahun 2005.

Dapat dibayangkan berawal tahun 1875 s/d 2005 dunia kedokteran masih berpegang teguh pada dogma yang menyatakan “No Acid No Ulcer” yang berarti tidak ada asam lambung yang tinggi maka tidak akan terjadi peradangan pada lambung. Dogma ini tidak seutuhnya salah, namun dengan penemuan ini dan banyak penelitian selanjutnya seputar penyebab luka pada lambung, keberadaan kuman Helicobacter pylori harus menjadi sebuah perhatian khusus sebagai faktor utama penyebab peradangan dan luka lambung.

Dalam penelitian tingkat lanjut menyatakan bahwa kuman Helicobacter pylori ini berpotensi besar hingga 90% berkembang menuju kearah kanker lambung, yang mana kanker lambung tersebut hampir tidak memiliki gejala khusus untuk pencegahannya.  Gejala kanker lambung yang sering timbul sangat mirip dengan sakit lambung seperti mual, nyeri pada ulu hati dan sering sendawa atau kentut. Dinegara yang memiliki sanitasi yang buruk hampir 90% penduduk dewasa diduga telah terinfeksi penyebaran Helicobacter pylori. Alangkah baiknya menjaga kesehatan lambung dengan makan dan minum yang bersih juga menjaga lingkungan sebelum terjangkit kuman tersebut.

demikian ulasan yang singkat ini tentang penemuan bakteri sebenarnya oleh para ahli, semoga dapat bermafaat serta menambah wawasan kita tentang penyakit maag, khususnya penyebab terjadinya maag




Referensi :


Konsultasikan keluhan sakit lambung anda kepada kami spesialis lambung
Bagi Anda Yang Ingin Konsultasi Gratis Bisa Di Layanan Konsumen :
PIN BB             5E29237F
SMS/WA/Line  : 085221818880 
Telepon             : 0265 – 324186 (jam kerja)
Atau datang ke alamat klinik kami :
Alamat Praktek Tetap :

 



Jl. Tamansari – Pasar Gegernoong,
Kota Tasikmalaya – Jawa Barat.
(+_300 Meter dari Rumah Sakit Islam Tasikmalaya)



1 komentar: