Herbal Uswah Official Website
PIN BB: 5E29237F | SMS/WA/Line:085221818880

Rabu, 22 Maret 2017

Asam Lambung Tinggi Bisa Sebabkan Komplikasi Mematikan

Asam Lambung Tinggi Bisa Sebabkan Komplikasi Mematikan 

Penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) atau asam lambung memang tak bisa dianggap remeh. Karena jika dibiarkan terus berlanjut, penyakit ini juga bisa menyebabkan kerusakan organ vital bahkan hingga ke paru-paru. Gejala yang bisa di kenali yaitu nyeri dada dan panas di dada seperti terbakar (heart burn). Biasanya nyeri dada ini diikuti juga dengan mulut pahit karena ada asam yang naik ke kerongkongan. Asam lambung atau isi lambung yang naik dapat menyebabkan  luka pada dinding dalam kerongkongan.
Jika terjadi dalam jangka panjang, daerah luka bisa menjadi luas dan bisa menyebabkan  penyempitan pada kerongkongan bawah. Asam lambung yang tinggi juga dapat menyebar ke gigi (erosi dental), tenggorokan (faringitis kronis), sinus (sinusitis), pita suara (laringitis), saluran pernafasan bawah (asma) bahkan sampai paru-paru (Fibrosis paru Idiopatik).

Bahkan GERD dapat menyebabkan perubahan struktur dari dinding dalam kerongkongan menyebabkan terjadinya penyakit Barrett’s yang merupakan lesi pra kanker. banyak faktor yang bisa menyebabkan terjadinya GERD. Di antaranya, obesitas, kebiasaan konsumsi cokelat dan keju, merokok, konsumsi alkohol, hingga kebiasaan langsung tidur setelah makan.

Seiring waktu, peradangan kronis di kerongkongan akibat GERD juga mengacu pada berbagai komplikasi medis, beberapa di antaranya menyebabkan masalah serius yang bisa berujung kematian.

Komplikasi yang terjadi adalah:
  • Luka pada dinding esofagus atau tukak esofagus. Asam lambung bisa mengikis dinding esofagus dengan sangat parah, ini yang menyebabkan luka atau tukak terbentuk. Tukak esofagus bisa berdarah dan menyebabkan munculnya rasa sakit dan kesulitan saat menelan.
  • Penyempitan saluran esofagus. Dinding bagian bawah dari esofagus bisa rusak karena teriritasi asam lambung secara terus-menerus. Iritasi yang terjadi dalam jangka waktu lama ini bisa menyebabkan terbentuknya jaringan tukak di dalam esofagus dan mempersempit saluran yang dilewati oleh makanan.
  • Esofagus Barrett. Perubahan sel-sel pada dinding esofagus bisa terjadi setelah teriritasi asam lambung berulang kali. Kondisi ini disebut Esofagus Barrett dan bisa dianggap sebagai kondisi prakanker. Perubahan sel yang terjadi belum memiliki sifat-sifat kanker. Tapi di kemudian hari, sel-sel ini bisa memicu munculnya sel kanker walau terhitung jarang.
  • Kanker esofagus. Selain akibat GERD yang berkelanjutan, terdapat beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko munculnya kanker esofagus. Risiko akan meningkat jika penderita adalah perokok, peminum alkohol, atau orang yang mengalami obesitas atau kegemukan. Gejala kanker esofagus yang paling umum adalah kesulitan dan rasa sakit saat menelan, serta penurunan berat badan.
  • Serangan jantung. GERD dapat menyebabkan nyeri di dada yang identik dengan rasa sakit karena serangan jantung.Kadang-kadang petugas medis mendiagnosis GERD setelah mengevaluasi pasien untuk nyeri dada berulang yang ditemukan tidak terkait dengan penyakit jantung.
  • Asma. GERD dapat menyebabkan refluks cairan ke dalam paru-paru, yang dapat mengakibatkan tersedak, batuk, atau bahkan pneumonia. Pada beberapa pasien, refluks dapat memperburuk gejala asma. Mengobati GERD dapat membantu memperbaiki gejala asma pada orang-orang yang mengalami komplikasi tersebut. Dan GERD dapat diperburuk oleh asma dan beberapa obat-obatan yang digunakan untuk mengobati asma.
  • Komplikasi lain. GERD juga dapat menyebabkan suara serak kronis, gangguan tidur, radang tenggorokan, halitosis (bau mulut), pertumbuhan pada pita suara, perasaan seolah-olah ada benjolan di tenggorokan, sakit telinga, dan masalah pada gigi.

    Ingin Konsultasi Kesehatan Lambung atau Sakit Maag ?
    Telepon ke 082218528882. SMS/WA ke 085221818880

0 komentar:

Posting Komentar