Herbal Uswah Official Website
PIN BB: 5E29237F | SMS/WA/Line:085221818880

Jumat, 10 Maret 2017

Kenapa Stres Bisa Pengaruhi Pencernaan? dan Bagaimana mencegah stres yang bisa mengganggu pencernaan Anda?

Kenapa Stres Bisa Pengaruhi Pencernaan?
 
Stress adalah ketegangan yang melibatkan emosional dan fisik, akibat tanggapan dari berbagai tekanan dari luar. Ada dua faktor yang mempengaruhi seseorang untuk stress, yaitu :

Faktor Internal: Diakibatkan oleh kondisi tertentu dari orang itu sendiri. Misalnya rasa khawatir dan takut karena kondisi psikologis,.

Faktor eksternal: Akibat mengalami kehidupan yang  berantakan, kehidupan lingkungan yang buruk, tekanan ekonomi,tekanan kerja dll.


Gejala yang ditimbulkan akibat stress

melalui gejala stress inilah seseorang bisa mederita sakit fisik. Gejala-gejala yang mungkin timbul akibat stress adalah, sulit tidur, depresi, sakit perut, sakit kepala, makan tidak teratur, menyendiri, dsb.

Lalu bagaimana stress bisa mempengaruhi system pencernaan ?

Dalam penelitian selama bertahun-tahun telah menemukan hubungan yang kompleks antara otak dengan sistem pencernaan, yang sangat sensitif terhadap suasana hati. Lambung dan usus benar-benar memiliki sel-sel saraf lebih dari seluruh sumsum tulang belakang, dan ada beberapa saraf yang berjalan dari otak ke sistem pencernaan.
Bahkan, 95 persen serotonin tubuh, yaitu hormon yang mengatur suasana hati, ditemukan dalam sistem pencernaan bukan otak.
Pencernaan sebenarnya dikendalikan oleh sistem saraf enterik, yang terdiri dari jutaan saraf yang berkomunikasi dengan sistem saraf pusat. Ketika Anda stres, tubuh Anda terfokus terhadap seluruh jaringan tubuh agar tetap hidup dan mengabaikan pencernaan Anda.
Stres mampu menutup aliran darah ke sistem pencernaan, mengganggu kontraksi organ pencernaan serta mengurangi sekresi enzim pencernaan.
Otak Anda mengeluarkan beberapa hormon yang bisa mendatangkan ‘malapetaka’ pada sistem pencernaan Anda. Sebagai contoh, tubuh Anda melepaskan hormon yang disebut corticotropin-releasing hormone (CRH), yang menekan nafsu makan. Itulah sebabnya mengapa beberapa orang tidak bisa makan ketika mereka sedang stres. Namun demikian, fungsi utama dari CRH adalah untuk menginstruksikan kelenjar adrenal Anda untuk mulai memproduksi adrenalin dan steroid, yang memberikan Anda kekuatan untuk melawan atau melarikan diri dari stres Anda. Pada tahap dan kasus tertentu, stress juga bisa menyebabkan peradangan pada sistem pencernaan dan membuat anda lebih rentan terhadap infeksi.
Stress juga bisa menyebabkan kerongkongan anda mengalami kejang. Stress terkenal meningkatkan asam di dalam perut dan menyebabkan gangguan pencernaan. Saat stress, penggiling makanan di dalam perut anda bisa tertutup dan menyebabkan mual-mual. Stress menyebabkan berbagai reaksi dan gangguan usus seperti diare dan sembelit. Maka tidak heran jika kadang kita melihat orang-orang yang berada dalam tekanan tinggi sering bolak-balik ke kamar mandi. Meskipun stress mungkin tidak menyebabkan penyakit seperti radang perut / radang usus, namun bisa memperparahnya atau penyakit-penyakit lainnya.

Efek stres pada pencernaan sebagai berikut: 

1. Dapat menyebabkan kerongkongan Anda kering

2. Stres bisa meningkatkan produksi asam dalam perut Anda, dan membuat perut Anda mulas.

3. Stres dapat mematikan aktivitas pencernaan perut Anda serta membuat Anda mual.

4. Stres bisa mempengaruhi usus Anda dan menyebabkan Anda mengalami sembelit atau diare.

5. Stres bisa menyebabkan sistem pencernaan Anda meradang dan membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi.

6. Dalam jangka panjang, stres dapat menyebabkan sindrom iritasi usus besar.

7. Timbul bisul yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Peneliti percaya bahwa stres dapat membantu infeksi berkembang, dengan mempengaruhi keseimbangan asam dan cairan lainnya dalam sistem pencernaan.


Bagaimana mencegah stres yang bisa mengganggu pencernaan Anda?

Salah satu cara terbaik untuk mengendalikan stress dan menjaga pencernaan adalah dengan melakukan olahraga ringan. Aktivitas fisik mengurangi ketegangan dan merangsang pelepasan zat kimia otak yang disebut endorfin, yang mampu meningkatkan mood baik dan meredakan stress.

terapi relaksasi, Kegiatan ini akan membantu Anda relaksasi dan menghilangkan stres Anda.Berbicara dengan orang tercinta atau terdekat mengenai stress yang anda alami bisa memiliki efek besar, tapi terapi bicara dengan orang yang ahli (terapis) bisa jauh lebih besar efeknya.kemudian Jangan pernah menghadapi stress dengan makan berlebihan dan memilih santapan junk food, Hidari gula dan lemak berlebihan. Jauhi alkohol dan rokok. Mengandalkan obat-obatan untuk menghadapi stress juga bisa berakibat buruk pada pencernaan. Orang-orang yang terus-terusan mengkonsumi obat penenang dan pereda nyeri/sakit kepala, apapun jenisnya, bisa mengalami kerusakan saluran pencernaan. Kurangi konsumsi kopi, minuman ringan, dan berbagai minuman yang kaya gula dan kafein.

jika anda mengalami gangguan stress dan berimbas pada pencernaan anda, segeralah konsultasikan dengan dokter. Sebab bisa jadi masalah yang anda alami pada pencernaan tidak ringan dan diagnosa akurat sangat dibutuhkan.

0 komentar:

Posting Komentar