Herbal Uswah Official Website
PIN BB: 5E29237F | SMS/WA/Line:085221818880

Minggu, 16 April 2017

Hubungan Penyakit Asma dan Asam Lambung ( GERD )

Hubungan Penyakit Asma dan Asam Lambung ( GERD )

Asma adalah jenis penyakit jangka panjang atau kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas yang menimbulkan sesak atau sulit bernapas. Selain sulit bernapas, nyeri dada, mengi, batuk-batuk terutama malam atau dini hari.. Asma bisa diderita oleh semua golongan usia, baik muda atau tua.

Penyakit asam lambung, atau disebut juga dengan Gastroesophageal Reflux Disease  (GERD) merupakan suatu penyakit yang mengganggu lambung dan kerongkongan bagian bawah. Suasana di tempat tersebut asam secara berlebihan sehingga menimbulkan iritasi pada dinding lambung dan kerongkongan. hal ini dapat disebabkan oleh menurunnya kekuatan otot LES (lower esophageal sphincter ) yang kadang-kadang tak diketahui sebabnya.Selain menimbulkan gejala hearth burn dan regurgitasi, GERD bisa disertai beberapa gejala atipikal lain, yang sebagian besar mencakup telinga, hidung, tenggorokan dan paru (asma dan batuk kronis).

Penderita asma hampir dua kali lebih rentan terkena Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) / penyakit asam lambung dibandingkan mereka yang bukan penderita asma. Bahkan, penelitian telah menunjukkan bahwa lebih dari 75 persen orang dewasa yang menderita asma juga memiliki penyakit asam lambung. Ini bukan berarti bahwa setiap orang dengan GERD bakal kena asma dengan sendirinya Namun, ini bisa berarti bahwa penderita GERD mungkin lebih mudah berisiko mengalami asma.

GERD dan asma bronkial merupakan penyakit yang sering didapatkan bersamaan. hal ini mungkin disebabkan antara lain oleh :
Adanya refluks gastroesofageal, yang selanjutnya dapat menyebabkan reaksi inflamasi (teori Crausz refluks),  Stimulasi reflex esofagopulmonaris, refleks vagal- bronkhokonstriksi yang selanjutnya menimbulkan bronkospasme, Atau yang diakibatkan penggunaan obat relaksan otot polos seperti golongan beta adrenergic, aminofilin, inhibitor fosfodiesterase yang dapat menyebabkan inkompetensi skunder Lower Esophagus Sphincter (LES).

Rasa asam di mulut dan nyeri ulu hati (heartburn) akibat kontak refluks dengan mukosa yang sensitif, menyebabkan inflamasi dan disfagi. Zat refluks tersebut dapat mengenai faring dan mulut, menyebabkan laringitis, suara parau dan pneumonia aspirasi, fibrosis paru atau asma kronik.

Walaupun penelitian yang ada menunjukkan terdapat hubungan antara asma dan GERD, akan tetapi hubungan tersebut belum dapat dianalisis secara pasti. GERD dapat memperparah gejala asma, dan gejala serta pengobatan asma juga dapat memperburuk gejala GERD. Dengan mengatasi GERD, sering dapat meringankan gejala asma. Berikut yang dapat dilakukan:
Menjaga pola Makan Dan Asupan Makanan ( Makan teratur, sedikit tapi sering, Hindari makananan dan minuman  Yang Dapat Memicu naiknya asam lambung ) Hindari tidur/berbaring setelah makan. Pola makan yang tidak benar atau tidak teratur, kurang olahraga dan kegemukan bisa menyumbang munculnya GERD

Pengobatan bersama (asma dan GERD) akan menghindari komplikasi yang lebih berat, karena pengobatan terhadap refluks mempunyai efek pada fungsi paru dan juga mengurangi dosis obat asma.


Ingin Konsultasi Kesehatan Lambung atau Sakit Maag ? Telepon SMS/WA ke 085221818880.

0 komentar:

Posting Komentar