Herbal Uswah Official Website
PIN BB: 5E29237F | SMS/WA/Line:085221818880

Rabu, 31 Mei 2017

Tips agar lambung tetap sehat

Tips agar lambung tetap sehat
Menjaga pola makan dan asupan makanan adalah salah satu cara untuk menjaga agar lambung tetap dalam keadaan sehat. Ada beberapa macam makanan yang sebaiknya dihindari untuk menjaga kesehatan lambung anda. Berikut adalah beberapa makanan tersebut:

1. Makanan pedas
Mengkonsumsi makanan pedas seperti cabai dapat melukai atau mengiritasi lambung. Sama halnya dengan makanan yang bersifat pedas lain seperti merica dan paprika.

2. Makanan yang sulit dicerna
Makanan ini akan membuat lambung bekerja ekstra, sehingga akan memperlambat pengosongan lambung. Lambung akan menghasilkan lebih banyak asam. Makanan yang sulit dicerna di antaranya cokelat, keju, kue dengan krim, gorengan dan makanan dengan kadar lemak tinggi.

3. Minuman yang mengandung alkohol, kafein, dan soda
Minuman-minuman ini akan memicu pengeluaran asam lambung. Selain itu, minuman bersoda dan beralkohol akan menghasilkan banyak gas yang menyebabkan rasa penuh di perut. Oleh karena itu, sebaiknya hindari mengkonsumsi minuman-minuman tersebut.

4. Buah dan sayur yang menghasilkan gas
Terdapat beberapa  buah dan sayur yang dapat menghasilkan gas setelah dikonsumsi yaitu sawi, kol, kubis, kacang-kacangan, dan berbagai macam buah seperti nangka, pisang ambon, kedongdong, serta buah yang dikeringkan.

5. Makanan asam

Beberapa makanan dapat membuat lambung mengeluarkan asam lebih banyak, sehingga bisa menyebabkan penderita maag mengalami nyeri dan kambuh. Karena itu, hindari makanan atau buah yang bersifat asam beserta jusnya, cuka, kopi dan susu full cream.

6. Beberapa jenis karbohidrat
Terdapat beberapa makanan yang mengandung karbohidrat yang tidak baik untuk lambung, seperti ketan, mie, bihun, pasta, ubi, dll.

Selain itu, aktivitas yang padat setiap hari seringkali membuat pola makan kita menjadi tidak teratur atau sering sekali untuk menunda sarapan dan makan siang. Hati-hati, kebiasaan ini sebaiknya dihindari karena bisa menimbulkan sakit maag.



Ingin Konsultasi Kesehatan Lambung atau Sakit Maag ? Telepon SMS/WA ke 085221818880.

 

Senin, 22 Mei 2017

Tips berpuasa bagi penderita penyakit Maag

">Tips berpuasa bagi penderita penyakit Maag


Puasa menyebabkan pola makan berubah, Perubahan pola makan ini menyebabkan terjadinya perubahan fisiologis tubuh, seperti penurunan berat badan pada minggu awal berpuasa, dan peningkatan asam lambung saat perut kosong, terutama di siang hari. Namun perlu dipahami bahwa tidak ada masalah bagi penderita maag untuk menjalani ibadah puasa, Umumnya tubuh manusia akan beradaptasi dengan kondisi yang ada setelah beberapa hari atau minggu awal puasa, sehingga maag yang dirasakan umumnya membaik atau tidak sampai membatalkan puasa. asalkan tetap memperhatikan hal-hal berikut ini : 
Maag terbagi dua, maag fungsional dan maag organik. Klasifikasi ini bisa didapatkan setelah penderita melakukan pemeriksaan endoskopi (teropong saluran pencernaan ). Pada penderita maag organik didapatkan adanya gangguan organ pencernaan seperti adanya luka di lambung, usus halus, atau organ lain, sedangkan pada penderita maag fungsional tidak akan ditemukan kelainan pada lambung.

Pada penderita maang fungsional, seringkali ketika menjalani puasa keluhannya jauh berkurang. Kondisi ini terjadi karena gaya hidup penderita maag fungsional yang sehari-harinya biasa mengonsumsi makanan berlemak, pedas, asam, dsb, pada saat puasa kebiasaan ini ditekan sehingga gejala maagnya pun berkurang. sedangkan pada penderita maag organik, puasa bisa memperberat kondisinya jika tidak dilakukan penanganan yang baik.

makanan dan minuman bagi penderita maag saat puasa
  • Konsumsi karbohidrat atau makanan yang lambat dicerna saat sahur, agar Anda tidak mudah lapar dan lemas di siang hari.
  • Kurma merupakan sumber yang bagus untuk karbohidrat, serat, kalium dan magnesium.
  • Pisang merupakan sumber bagi nutrien seperti karbohidrat kalium dan magnesium.
  • Makanan yang dipanggang lebih disarankan dibandingkan makanan yang digoreng dan berlemak.
  • Makan dalam porsi sedikit namun sering.
  • Minum banyak air putih untuk mengganti kehilangan air saat berpuasa, yaitu sekitar 8 gelas per harinya.
  • Minum segelas susu saat sahur, hal ini dapat mengurangi gejala maag dan ulkus peptik.
  • Minum air putih, jus buah yang tidak asam, dan minuman yang mengandung banyak kalium agar tubuh dapat menyesuaikan dengan kondisi saat puasa.
  • Makanlah mendekati imsak saat sahur, dan segera berbuka saat magrib.
  • Jangan lupa minum obat yang diresepkan dokter saat sahur dan berbuka.

Yang perlu dihindari
  • Hindari makanan yang dapat meningkatkan asam lambung seperti cokelat, makanan berlemak atau gorengan, dan buah-buahan yang mengandung asam
  • Hindari makanan yang dapat merusak dinding lambung seperti cuka, merica, makanan pedas, dan bumbu yang merangsang.
  • Jangan langsung tidur setelah makan sahur atau makan malam, karena hal ini dapat meningkatkan risiko asam lambung naik atau GERD.
  • Jangan langsung makan dalam porsi besar saat berbuka atau sahur, dan jangan menunda berbuka.
  • Hindari minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, soda dan minuman energi.
  • Merokok meningkatkan risiko maag dan ulkus peptik, maka bulan Ramadan merupakan saat yang tepat bagi Anda untuk berhenti merokok.
  • Alhohol bisa menyebabkan pelemahan klep antara lambung dan kerongkongan sehingga meningkatkan risiko asam lambung naik.
  • Hindari obat-obatan yang dapat mengiritasi lambung, seperti obat anti nyeri non-steroid.
  • Hindari stress, beberapa penelitian menyatakan bahwa stress dapat menyebabkan peningkatan asam lambung.

Pada penderita maag, baik fungsional maupun organik, sebaiknya melakukan pengobatan jauh sebelum memasuki bulan Puasa. Ini bertujuan agar hasilnya lebih maksimal dan tidak menganggu ibadah puasa yang sedang dijalani. Ketika berpuasa pun obat tetap dapat diminum yaitu ketika sahur dan berbuka. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa tidak ada masalah bagi penderita maag untuk berpuasa, selama mengikuti anjuran dokter dengan baik.


 Ingin Konsultasi Kesehatan Lambung atau Sakit Maag ? Telepon SMS/WA ke 085221818880.

Jumat, 12 Mei 2017

Manfaat Puasa yg luar biasa bagi kesehatan tubuh

Bulan Ramadhan Merupakan saat yang paling di tunggu oleh seluruh umat muslim di dunia, Artinya kesempatan umat muslim untuk menjalankan kewajiban berpuasa dan mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya di bulan yang penuh berkah dan rahmah  juga terbuka. Selain menjadi ladang pahala bagi umat muslim, berpuasa juga memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh manusia itu sendiri. Manfaat berpuasa ini telah banyak dibahas diberbagai artikel, maka kami menghimpunnya dan memilah yang terbaik dan mudah dipahami,agar kita semakin termotivasi dalam menjalankanya. Berikut diantaranya :

Menyehatkan  Sistem pencernaan
Selama kita berpuasa, maka organ-organ pencernaan akan beristirahat. Fungsi fisiologis pencernaan tetap berjalan normal terutama produksi sekresi pencernaan, akan tetapi dengan jumlah yang berkurang yang membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Pemecahan makanan juga terjadi pada tingkat yang stabil, dan pelepasan energi juga mengikuti pola yang bertahap. Sebagai akibat dari diet yang salah, sebagian besar dari kita saat ini banyak yang menderita berbagai macam penyakit gastrointestinal. Yang paling umum adalah seperti sembelit, kembung, dan gastritis. Puasa bisa memberikan penyembuhan untuk penyakit-penyakit ini. Saat kita berpuasa, sistem pencernaan akan memperoleh waktu untuk merevitalisasi dan meningkatkan fungsinya. Jadi setelah berbuka puasa, sistem pencernaan menjadi lebih efisien dan lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan suatu penyakit.

Psikologi Yang Tenang Cegah Penyakit Kronis
Selain menahan lapar dan haus, puasa juga mengharuskan kita menahan amarah. Hal ini membuat keadaan psikologis seseorang menjadi lebih tenang dan secara ilmiah akan menurunkan kadar adrenalin dalam tubuh. Minimnya adrenalin akan memberikan efek baik pada tubuh seperti: mencegah pembentukan kolesterol dan kontraksi empedu yang lebih baik dimana hal ini dapat mengurangi resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak seperti jantung koroner, stroke dan lainnya.

Pencegah & Penyembuh Penyakit Mental
Otak kita didalamnya memiliki fungsi pembersih dan penyehat otak dengan bantuan sel yang disebut dengan “neuroglial cells”. Saat berpuasa, sel-sel neuron yang mati atau sakit, akan “dimakan” oleh sel-sel neuroglial ini, dimana hal ini akan berdampak pula pada mental seseorang. bahkan, seorang ilmuwan di bidang kejiwaan yang bernama Dr. Ehret menyatakan bahwa: “Beberapa hari berpuasa akan memberikan dampak pada kesehatan fisik dan lebih lanjut untuk mendapatkan kesehatan mental, seseorang harus menjalani puasa lebih dari 21 hari.

Meningkatkan kekebalan tubuh
Ketika seorang berpuasa maka akan terjadi peningkatan Limfosit sampai dengan 10 kali lipat dalam tubuhnya, hal ini memberikan pengaruh yang besar terhadap sistem imunitas tubuh, sehingga puasa justru menghindarkan kita dari berbagai virus dari lingkungan luar/makanan yang tidak baik. Ketika seseorang menjalankan diet yang seimbang di antara waktu puasa, maka mereka akan mendapatkan peningkatan kekebalan tubuh. Hal ini karena terjadi pelepasan racun dan pengurangan timbunan lemak dalam tubuh selama puasa

Pencegah Diabetes & kelebihan Nutrisi Lainnya
Obesitas, hiperkolesterol, diabetes dan penyakit yang diakibatkan kelebihan nutrisi lainnya adalah akibat dari tubuh mengalami kelebihan kadar gula darah dan kolesterol. Dengan berpuasa konsumsi gula dan makanan berlemak dapat lebih terkontrol dan dikurangi yang akan berdampak baik bagi kembalinya keseimbangan kadar gula dan kolesterol tersebut.
Selama berpuasa tubuh kita meningkatkan pemecahan glukosa, yang dilakukan agar tubuh bisa memperoleh energi. Hal ini akan mengurangi produksi insulin yang terletak di pankreas, dan glukagon diproduksi untuk memfasilitasi pemecahan glukosa. Dengan demikian puasa berarti bisa mengurangi gula darah. Respon pertama oleh tubuh terhadap puasa adalah memecah glukosa. Ketika persediaan glukosa sudah habis, maka ketosis dimulai yaitu memecah lemak untuk melepaskan energi. Lemak yang disimpan dalam ginjal dan otot juga akan dipecah untuk menghasilkan energi. 

Mengurangi hipertensi
Puasa juga bermanfaat untuk mengurangi tekanan darah pada penderita hipertensi tanpa menggunakan obat. Puasa membantu mengurangi risiko aterosklerosis, yaitu tersumbatnya arteri oleh partikel lemak yang menyebabkan darah tinggi. Selama puasa, simpanan glukosa dan lemak digunakan untuk menghasilkan energi, tingkat metabolik tubuh berkurang, hormon seperti adrenalin dan noradrenalin juga berkurang. Dengan demikian hal ini akan membuat metabolisme tubuh kita dalam batas yang stabil, sehingga dampak akhirnya adalah penurunan tekanan darah.

bermanfaat bagi kesehatan jantung
berpuasa memiliki dampak yang sangat baik bagi jantung, ketika berpuasa, tubuh kita ternyata melakukan peningkatan HDL dan penurunan LDL yang menurut penelitian “chronobiological” ternyata hal tersebut merupakan hal yang sehat bagi jantung dan pembuluh darah.

Penawar Sakit Sendi/Encok
Berpuasa dengan teratur akan meningkatkan sel penetral alami dalam tubuh kita yang akan membuat sakit encok lambat laun menuju kesembuhan. Sebuah penelitian menemukan adanya korelasi antara meningkatnya kemampuan sel penetral (pembasmi bakteri) dengan membaiknya radang sendi 

Pola Pikir yang Lebih Tajam & Kreatif
Puasa membuat pikiran menjadi lebih tenang dan juga melambat, uniknya menurut penelitian ternyata pikiran yang melambat ini membuatnya justru bekerja lebih tajam. Selain itu ditinjau dari segi insting, masalah rasa lapar adalah masalah kelanjutan hidup sehingga wajar jika rasa lapar memaksa kita untuk berpikiran lebih tajam dan kreatif. Hal ini juga dibuktikan dengan suatu kasus pada sekelompok mahasiswa di University of Chicago yang diminta berpuasa selama tujuh hari. Selama masa itu, terbukti bahwa kewaspadaan mental mereka meningkat dan progres mereka dalam berbagai penugasan kampus mendapat nilai “REMARKABLE.”


Berbagai kajian ilmiah melalui penelitian medis telah menunjukkan bahwa ternyata puasa sebulan penuh saat bulan ramadhan bermanfaat sangat luar biasa bagi tubuh manusia. Sebaliknya banyak penelitian menunjukkan bahwa puasa berbeda dengan starvasi biasa, secara umum tidak akan mengganggu tubuh manusia. Dalam mencermati temuan ilmiah tersebut akan lebih diyakini bahwa berkah kesehatan yang dijanjikan dalam berpuasa ternyata bukan sekedar teori dan opini.

 Ingin Konsultasi Kesehatan Lambung atau Sakit Maag ? Telepon SMS/WA ke 085221818880.