Herbal Uswah Official Website
Telepon: 082218528882 | SMS/WA: 085221818880

Minggu, 21 November 2021

Fungsi Bagian Penting Pada Lambung Manusia

Menjadi salah satu bagian dari sistem pencernaan, membuat fungsi lambung sangat penting. Nutrisi pada makanan dan minuman yang Anda konsumsi akan masuk ke dalam lambung, diolah, serta disimpan sementara sebelum diedarkan ke seluruh tubuh.


Sebagai bagian dari sistem pencernaan, lambung adalah organ berotot yang menyerupai huruf J, terletak di sisi kiri perut bagian atas, dan ukurannya bisa bervariasi pada setiap orang.

Lambung terhubung dengan dua saluran di kedua ujungnya. Bagian ujung atas lambung tersambung dengan esofagus atau kerongkongan, yakni saluran seperti tabung yang menghubungkan mulut ke lambung. Daerah di mana kerongkongan beralih menjadi lambung disebut dengan katup gastroesofageal.

Sedangkan bagian ujung bawah terhubung dengan usus halus, yaitu organ yang menyerupai selang, memanjang dari bagian akhir lambung hingga ke usus besar. Bagian usus halus yang langsung terhubung dengan lambung disebut usus dua belas jari (duodenum).

Bagian Penting dari Lambung
Organ yang berbentuk seperti balon ini terdiri dari lima bagian penting, yaitu:

  • Kardiak yang berfungsi untuk mencegah isi lambung masuk ke kerongkongan kembali.
  • Fundus yakni bagian lambung yang biasanya berisi udara yang masuk ketika Anda menelan. Di bagian ini lambung menghasilkan zat pepsinogen yang akan diubah menjadi pepsin (enzim pencerna protein).
  • Badan lambung adalah bagian di mana makanan mulai diproses dan dicerna. Di bagian ini asam lambung diproduksi.
  • Antrum yaitu bagian bawah lambung yang dekat dengan usus dua belas jari. Di sini makanan akan diproses dan bercampur dengan cairan lambung. Selanjutnya, makanan akan disimpan sementara sebelum didorong ke usus dua belas jari.
  • Pilorus adalah bagian akhir dari lambung, yang terhubung dengan usus halus. Di sini terdapat katup yang berfungsi untuk mencegah makanan yang berada di duodenum agar tidak kembali ke lambung.
Selain terdiri dari lima bagian penting, lambung memiliki beberapa lapisan yang menyusun dindingnya, yaitu:

  • Lapisan terdalam lambung adalah mukosa. Di sini, cairan lambung dan enzim pencernaan dibuat.
  • Lapisan berikutnya adalah lapisan submukosa. Lapisan ini terdiri dari jaringan ikat yang mengandung pembuluh darah, kelenjar getah bening, dan sel-sel saraf.
  • Lapisan luar disebut dengan propria muskularis atau jaringan otot, yakni lapisan yang menutupi submukosa.
  • Sedangkan lapisan terluar dari organ lambung adalah serosa, yaitu membran berserat yang menutupi bagian luar lambung.
Menilik Fungsi Lambung

Fungsi lambung sangat penting pada sistem pencernaan Anda. Sebab, di organ ini makanan akan diolah dan diproses sedemikian rupa hingga nantinya nutrisi dari makanan bisa diserap oleh tubuh.

Berikut ini adalah tiga fungsi utama lambung:

  • Menampung makanan
Ketika Anda makan, makanan yang masuk ke dalam mulut akan melewati tenggorokan dan kerongkongan saat ditelan. Selanjutnya, makanan yang masuk tersebut akan disimpan sementara, yakni sekitar dua jam atau lebih, di dalam lambung.

  • Memecah, mengolah, dan memroses makanan
Di dalam lambung terdapat asam lambung yang berfungsi memecah makanan. Selain itu, terdapat otot-otot yang kuat, yang berfungsi untuk mengaduk makanan dengan cairan lambung agar tercerna dengan rata. Asam lambung dan enzim pencernaan, dihasilkan oleh kelenjar yang terdapat pada dinding lambung. Enzim pencernaan diperlukan untuk memecah lemak, protein, dan karbohidrat menjadi molekul yang lebih kecil, sehingga mudah diserap oleh tubuh. Selain untuk memecah makanan, asam lambung atau asam hidroklorida juga berperan untuk membunuh bakteri yang masuk bersama dengan makanan.

  • Mendorong dan meneruskan makanan ke usus
Setelah makanan diolah dan diproses, selanjutnya otot lambung akan berkontraksi untuk mendorong makanan yang telah selesai diproses tersebut ke usus dua belas jari, melalui katup di bagian ujung bawah lambung yang disebut dengan pilorus. Katup ini berfungsi untuk mencegah makanan yang sudah masuk ke usus dua belas jari, naik kembali ke lambung.

Makanan atau minuman yang Anda konsumsi, tidak semuanya bisa masuk dan diproses oleh lambung. Seseorang bisa saja mengalami muntah setelah mengonsumsi sesuatu yang dianggap berbahaya bagi tubuh, seperti racun atau bakteri penyebab keracunan makanan. Selain itu, penyakit pada lambung, seperti gastritis dan sakit maag, juga dapat menyebabkan muntah dan terganggunya fungsi lambung.

Selasa, 09 November 2021

Cara Mengatasi Sakit Maag Saat Hamil

Sakit maag saat hamil merupakan salah satu keluhan yang cukup sering dialami oleh sebagian besar ibu hamil. Kondisi ini tentu membuat Bumil tidak nyaman dan dapat mengurangi nafsu makan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab sakit maag saat hamil dan cara tepat mengatasinya.

Sakit maag atau dispepsia bisa dialami oleh siapa saja, termasuk ibu hamil. Ketika mengalami sakit maag, ibu hamil akan merasakan gejala seperti nyeri perut atau ulu hati dan berkurangnya nafsu makan. Kondisi ini juga bisa muncul disertai keluhan lain, misalnya morning sickness.

Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Sakit Maag Saat Hamil 

Selain rasa nyeri dan perih di ulu hati, Bumil juga dapat merasakan gejala lain ketika sakit maag kambuh, seperti:

  • Perut kembung
  • Mulas
  • Perut terasa kenyang meski hanya makan sedikit
  • Nyeri pada ulu hati hingga area sekitar dada
  • Sering sendawa
  • Mual dan muntah

Penyebab Sakit Maag Saat Hamil

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan sakit maag saat hamil, di antaranya:

Perubahan hormon

Salah satu penyebab maag pada ibu hamil adalah naiknya kadar hormon progesteron. Perubahan hormon ini menyebabkan otot kerongkongan bagian bawah melemah. Otot kerongkongan seharusnya berkontraksi dan menutup saluran antara kerongkongan dan lambung setelah makanan turun ke lambung.

Namun, pada saat hamil, otot kerongkongan cenderung melemah sehingga asam lambung mudah naik ke kerongkongan. Hal inilah yang menyebabkan ibu hamil lebih mudah mengalami sakit maag.

Pertumbuhan janin

Janin yang semakin berkembang selalu diiringi dengan ukuran rahim yang semakin membesar. Kondisi ini menyebabkan rahim menekan lambung, sehingga ibu hamil bisa mengalami gejala sakit maag.

Cara Mengatasi Sakit Maag Saat Hamil

Penting bagi Bumil untuk mengubah gaya hidup agar terhindar dari gejala sakit maag yang dapat kambuh setiap saat. Hal-hal yang dapat Bumil lakukan adalah:

1. Perhatikan makanan yang dikonsumsi

Sakit maag dapat disebabkan oleh konsumsi makanan yang dapat memicu gejala maag muncul, seperti makanan pedas dan makanan berminyak atau berlemak. Tak hanya makanan, minuman beralkohol dan berkafein, seperti kopi, teh, dan soda juga dapat memicu sakit maag.

Oleh karena itu, Bumil dianjurkan untuk menghindari konsumsi makanan dan minuman tersebut guna mencegah risiko sakit maag saat hamil.

Untuk mengatasi keluhan sakit maag saat hamil, Bumil bisa mencoba mengonsumi teh jahe. Jahe diketahui baik dikonsumsi untuk mengatasi keluhan mual dan muntah saat hamil.

2. Hentikan kebiasaan merokok

Kebiasaan merokok dapat melemahkan fungsi otot antara kerongkongan dan lambung yang seharusnya menutup ketika makanan masuk ke lambung. Dengan demikian, Bumil disarankan untuk berhenti merokok selama hamil.

Selain itu, kebiasaan merokok juga dapat membahayakan kehamilan dan kondisi janin. Merokok dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah, lahir prematur, cacat lahir, dan bahkan keguguran.

3. Atur posisi tidur 

Posisi tidur yang salah saat hamil ternyata juga dapat menyebabkan gejala sakit maag kambuh. Saat berbaring atau tidur, usahakan untuk menempatkan posisi kepala lebih tinggi agar asam lambung tidak mudah naik.

Bumil bisa melakukannya dengan menggunakan dua bantal saat tidur. Namun, pastikan posisi tersebut tidak terlalu tinggi dan Bumil tetap merasa nyaman.

4. Atur posisi duduk

Jika ibu hamil terbiasa duduk dengan posisi bersandar atau membungkuk saat makan, ada baiknya untuk menghentikan kebiasaan ini. Hal ini dikarenakan posisi duduk demikian dapat mempermudah naiknya asam lambung. Oleh karena itu, ibu hamil disarankan makan dengan posisi duduk tegak.

5. Ubah kebiasaan makan yang salah

Kebiasaan makan yang salah bisa menjadi pemicu sakit maag saat hamil, terutama jika Bumil sering terlambat makan. Oleh karena itu, untuk meringankan dan mencegah sakit maag saat hamil, cobalah untuk makan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering.

Setelah makan, Bumil juga sebaiknya tidak langsung tidur. Beri jeda waktu minimal 2–3 jam antara waktu makan dan waktu tidur.

Apabila Bumil sudah menerapkan cara-cara di atas, namun sakit maag yang dialami tidak kunjung membaik, sebaiknya konsultasikan ke dokter. Dengan demikian, dokter dapat melakukan pemeriksaan dan menentukan pengobatan yang tepat untuk meringankan gejala sakit maag yang Bumil alami.

Senin, 08 November 2021

Gejala Dan Ciri Sakit maag Yang Harus di Waspadai

Maag merupakan penyakit lambung yang bisa disebabkan oleh banyak hal, Beberapa di antaranya terkadang dianggap sepele, sampai akhirnya maag sudah kronis dan menjadi sulit untuk diobati.
Kamu bisa terkena maag jika pola makan tidak teratur seperti terlambat makan, makan dalam prsi besar tetapi jamnya tidak teratur, mengkonsumsi makanan dengan kadar asam tinggi.
Gaya hidup tidak sehat juga dapat memicu maag seperti mengkonsumsi minuman beralkohol dan merokok berlebihan, begadang setiap hari, dan masih banyak lagi.



Gejala dan Ciri ciri Sakit Maag

1. Sakit Perut
Sakit perut merupakan salah satu gejala sakit maag yang paling umum. Gejala ini bisa disebabkan oleh beberapa hal atau penyakit seperti peradangan dan infeksi lambung, tukak lambung, dan penyakit lain yang berhubungan dengan pencernaan.
Biasanya, penderita maag akan merasakan sakit di bagian perut atas dan dilanjutkan dengan gejala lain seperti mual.

2. Mual
Setelah merasakan sakit perut, gejala maag yang bisa muncul setelahnya adalah merasa mual berkepanjangan. Gejala ini dirasakan ketika terlambat makan, saat makan, dan bahkan setelah makan.
Tergantung tingkat maag yang diderita, kamu bisa jadi merasa mual setiap saat jika maag sudah sangat akut.

3. Heartburn
Heartburn merupakan sensasi panas seperti terbakar dan sakit di dada yang akan kamu rasakan ketika asam lambung sedang naik. Gejala ini bisa disebabkan oleh gastroesophageal reflux disease (GERD) atau refluks asam lambung.
Ketika merasakan gejala, minum air putih hangat atau jika sudah sangat nyeri kamu bisa mengkonsumsi obat maag agar sakitnya hilang.

4. Perut Kembung
Selain asam lambung, produksi gas dalam lambung juga akan meningkat saat maag kambuh. Setelah meningkat, perut akan terasa kembung karena kadar gas yang tinggi dalam lambung. Kembung yang dirasakan juga berbeda dari kembung karena terlalu banyak minum, melainkan perut akan terasa sangat keras yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan.

5. Sering Sendawa
Hampir sama dengan poin sebelumnya, gejala ini juga muncul karena kadar gas tinggi yang ada di dalam lambung. Ketika asam lambung dan gas sedang meningkat, asam dapat naik ke kerongkongan dan membuat kamu sendawa.
Jika frekuensi sendawa meningkat dan sering berujung mual, gejala ini patut diwaspadai, karena dapat mengarah ke sakit maag

6. Nafus Makan Berkurang
Ketika maag, perut akan bermasalah dan kamu akan merasa sangat tidak nyaman. alau gejala-gejala maag seperti mual dan sakit perut sudah muncul, biasanya nafsu makan akan berkurang. Jika tiba-tiba nafsu makan berkurang atau bahkan hilang kamu harus mewaspadai gejala ini, karena bisa jadi hal tersebut disebabkan oleh maag.

7. Keringat Berlebihan
Maag yang disebabkan oleh terlambat makan dapat menyebabkan gula darah turun. Ketika gula darah turun, kamu akan merasa pusing dan badan akan mengeluarkan keringat dingin.
Hal ini juga bisa disebabkan karena kamu merasa tidak nyaman dengan gejala yang muncul.

8. Muntah Berwarna Kuning atau Hijau
Muntah warna kuning atau hijau bisa disebabkan oleh percampuran isi lambung dengan cairan empedu. Jika muntah terasa pahit atau asam dan berwarna yang tidak lazim, hal tersebut harus sangat diwaspadai untuk penderita maag.
Ini dikarenakan asam lambung naik dan keluar bersamaan dengan muntah berwarna. Kalau maag sudah Kalau maag sudah akut, gejala lanjutan yang muncul bahkan bisa sampai muntah darah.

9. Detak Jantung Meningkat
Ketika maag sedang kambuh, etak jantung akan meningkat dan kamu bisa merasa berdebar dalam waktu yang cukup lama. Hal ini biasanya dikarenakan perasaan panik dan tidak nyaman yang muncul karena gejala maag lainnya.

10. Napas Pendek
Terakhir, adalah napas pendek, Penderita maag biasanya merasakan sensasi seperti heartburn, perut kembung, dan mual.
Nah, ketika hal ini terjadi, napas akan terasa lebih pendek karena terdapat hambatan di saluran pernapasan yang disebabkan oleh naiknya asam lambung.

Itu dia gejala sakit maag paling umum yang harus kamau perhatikan dan waspadai, Jika ciri-ciri di atas sudah muncul, segera periksakan ke dokter dan kurangi konsumen hal-hal yang dapat memicu sakit maag.