Herbal Uswah Official Website
Telepon: 082218528882 | SMS/WA: 085221818880

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri usus besar. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri usus besar. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 April 2017

Bagaimana Proses Pencernaan dan Penyerapan Makanan di Dalam Tubuh ?

Bagaimana Proses Pencernaan dan Penyerapan Makanan di Dalam Tubuh ?

Makanan adalah sumber energi bagi tubuh. Kandungan nutrisi di dalamnya akan memberikan energi serta zat lain yang diperlukan oleh sel-sel pada tubuh. Namun sebelumnya makanan harus melalui proses pencernaan hingga menjadi bagian yang cukup kecil dan dapat diserap tubuh.
Memecah Nutrisi dalam Makanan
Makanan yang telah menjadi bagian-bagian kecil akan dicerna tubuh dalam empat proses utama pencernaan. 

  • Menelan
Mulut adalah awal dari saluran pencernaan. Segera setelah gigitan pertama pada makanan, maka proses pencernaan dimulai. Saat proses mengunyah makanan menjadi bagian yang lebih kecil, maka kelenjar air liur akan memproduksi air liur guna membantu memperhalus makanan. Selain itu, air liur juga mengandung enzim yang mulai mencerna karbohidrat menjadi lebih kecil agar dapat diserap oleh usus.
Lidah kemudian akan mendorong makanan yang sudah halus ke belakang mulut menuju esofagus atau kerongkongan. Gerakan peristaltik dari otot halus kemudian membawa makanan menuju perut.

  • Pencernaan pada lambung
Lambung yang tampak seperti kantong, memiliki dinding-dinding otot yang kuat mengelilinginya. Selain menampung makanan, lambung juga berfungsi sebagai penghancur dan penghalus makanan. Perut akan menghasilkan asam dan enzim yang akan melanjutkan proses cerna makanan. Keluar dari perut, makanan akan memiliki tekstur cair atau menyerupai pasta yang lembut yang kemudian bergerak ke usus halus. Di dalam lambung, proses pencernaan protein dimulai.

  • Pencernaan dan penyerapan pada usus halus
Jika diukur, usus halus memiliki panjang sekitar 6 meter yang terdiri dari tiga bagian, yaitu usus duabelas jari (duodenum), usus kosong (jejunum), dan usus penyerapan (ileum). Di dalamnya, makanan akan kembali diproses dengan enzim pencernaan yang diproduksi pankreas, dinding usus halus, dan cairan empedu dari kantong empedu. Ketiganya akan bekerja bersama-sama untuk menyelesaikan pencernaan makanan agar menjadi unit-unit kecil yang bisa diserap ke dalam pembuluh darah usus .
Enzim pencernaan secara kimiawi akan memecah molekul makanan kompleks menjadi lebih sederhana, kemudian cairan empedu membantu proses pencernaan mekanis yang memecah lemak sehingga menjadi partikel yang lebih kecil. Ketika makanan melalui usus duabelas jari, berarti proses pencernaan selesai. Proses berikutnya adalah penyerapan.
Penyerapan makanan umumnya terjadi dalam usus halus jejunum dan ileum. Di sana  terdapat banyak lipatan atau disebut jonjot-jonjot usus (vili). Vili memiliki fungsi memperluas permukaan penyerapan, sehingga makanan dapat terserap dengan lebih efisien.
Selama proses penyerapan, molekul makanan akan memasuki aliran darah melalui dinding usus. Pembuluh darah mikroskopik atau kapiler dalam vili akan menyerap hasil pencernaan yang berupa protein dan karbohidrat, sedangkan pembuluh getah bening dalam vili akan menyerap lemak.
Dari situ, aliran darah akan membawa makanan yang sudah dicerna menuju ke hati. Sel-sel hati kemudian akan menyaring zat-zat berbahaya dalam darah. Hati juga akan menyimpan vitamin larut dalam lemak serta nutrisi yang berlebihan, seperti glukosa untuk disimpan sebagai cadangan. Cadangan nutrisi ini akan dilepaskan ketika tubuh memerlukan energi ekstra misalnya ketika seseorang lari maraton.

  • Penyerapan pada usus besar
Sebagian besar yang masuk ke dalam usus besar adalah sisa-sisa makanan yang tidak dapat dicerna atau diserap dan air. Usus besar terdiri dari enam bagian, dimulai dari sekum, kolon asenden, kolon transversum, kolon desenden, kolon sigmoid, dan diakhiri dengan rektum.
Tugas utama usus besar adalah menyerap air dan mineral dari sisa makanan tersebut sehingga membuatnya menjadi lebih padat dan membentuk tinja. Gerak peristaltik kemudian akan mendorong tinja menuju rektum hingga dikeluarkan melalui anus.
Kecukupan air dan serat merupakan faktor penting yang mendukung kelancaran proses pencernaan. Pastikan Anda minum sekitar 8 gelas per hari dan mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan yang kaya serat sehingga kesehatan sistem pencernaan terjaga untuk kondisi tubuh yang prima.

Ingin Konsultasi Kesehatan Lambung atau Sakit Maag ? Telepon SMS/WA ke 085221818880


 


Minggu, 14 Juni 2015

Komplikasi Radang Usus

Radang usus adalah kondisi yang menyebabkan usus mengalami inflamasi atau peradangan. Radang usus sendiri terbagi menjadi dua, yaitu kolitis ulseratif dan penyakit Crohn. Kedua kondisi ini diakibatkan oleh peradangan kronis pada bagian gastrointestinal (sistem pencernaan). Kondisi ini muncul karena reaksi keliru dari sistem kekebalan tubuh terhadap jaringan pencernaan yang normal dan sehat.

komplikasi radang usus

Jumat, 28 April 2017

Penyakit radang usus

Inflammatory bowel disease (IBD) atau di sebut juga penyakit radang usus adalah kondisi di mana usus mengalami inflamasi atau peradangan. Dua jenis yang paling umum dari penyakit radang usus adalah ulcerative colitis dan penyakit Crohn. Kedua kondisi ini diakibatkan oleh peradangan kronis pada bagian sistem pencernaan ( gastrointestinal ). ( Sistem pencernaan berperan untuk mengurai makanan, mendapatkan nutrisi dari makanan, dan mengeluarkan produk sampah yang tidak diperlukan ).

ulcerative colitis adalah penyakit radang usus yang menyebabkan peradangan / inflamasi kronis pada lapisan terdalam usus besar (kolon) dan rektum. Sedangkan Penyakit Crohn dapat menyebabkan peradangan pada lapisan seluruh saluran pencernaan. mulai dari mulut , kerongkongan, lambung, usus kecil, dan usus besar  hingga ke anus. Pada penyakit Crohn, radang sering menyebar jauh ke dalam jaringan yang terkena dan sering mengenai area yang berbeda pada saluran pencernaan. 

Gejala Radang usus
Radang usus adalah penyakit jangka panjang dengan gejala yang biasanya muncul dan menghilang selama beberapa waktu. Meskipun kondisinya sangat berbeda, baik ulcerative colitis dan penyakit Crohn memiliki beberapa gejala yang sama :
  • Nyeri atau sakit pada bagian perut. Peradangan yang terjadi dapat memengaruhi pergerakan normal usus, sehingga menimbulkan rasa nyeri atau tidak nyaman. Seiring waktu, peradangan pada lapisan usus menyebabkan luka. Dinding usus kemudian kehilangan kemampuan untuk mengolah makanan, limbah, dan menyerap air, sehingga menyebabkan diare. Luka kecil berkembang di usus lalu menyebabkan sakit perut dan darah dalam tinja.
  • Nafsu makan berkurang. Kram dan nyeri perut akan menurunkan nafsu makan seseorang.
  • Penurunan berat badan. Penurunan berat badan bahkan kondisi kekurangan nutrisi dapat dialami pengidap radang usus karena tubuh tidak mampu mencerna dan menyerap nutrisi makanan dengan baik.
  • Diare bercampur darah dan bersifat kambuh-kambuhan, Merasa mudah lelah, Mengalami mual dan demam.
Perlu diingat bahwa gejala yang muncul pada orang-orang tidaklah sama. Beberapa orang mungkin akan mengalami muntah-muntah, anemia, dan demam tinggi. Kondisi ini akan datang dan pergi selama kurun waktu yang lama.

Penyebab Radang Usus
Hingga kini, radang usus belum diketahui penyebab dasarnya. Pola makan dan tingkat stres seseorang bisa meningkatkan risiko seseorang menderita radang usus, tapi keduanya bukanlah menjadi penyebab utama. penyebab yang paling umum adalah kerusakan dan penurunan sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, faktor keturunan juga diduga memiliki pengaruh pada munculnya radang usus. Berikut ini beberapa faktor lain yang turut meningkatkan risiko menderita radang usus.

Keturunan. Faktor keturunan bisa meningkatkan risiko radang usus. Jika orang tua Anda, anak, atau saudara kandung pernah mengidap penyakit ini, Anda juga berpotensi mengalaminya 

Usia : IBD sering didiagnosis pada orang di bawah 35 tahun, tetapi bisa terjadi pada siapa saja.

Merokok: Merokok meningkatkan risiko penyakit Crohn juga membuat gejala lebih buruk. Namun, perokok cenderung berkemungkinan lebih besar terkena ulcerative colitis.

Obat anti-inflamasi nonsteroid (OAINS). Beberapa obat-obatan dalam kelompok OAINS bisa meningkatkan risiko mengalami radang usus, misalnya ibuprofen, naproksen, diklofenak dan lainnya.

Isotretinoin (amnesteem, claravis, sotret/accutane) Tidak ada hubungan yang jelas antara IDB dan isotretinion, tapi beberapa studi menunjukkan obat ini menjadi faktor risiko. Isotretinoin biasanya digunakan untuk mengobati kista atau jerawat.

Ada beberapa pengobatan untuk penyakit radang usus. Selain meredakan gejala yang muncul, pengobatan juga dilakukan untuk mengurangi risiko komplikasi yang mungkin terjadi. Penanganan yang dilakukan bisa berbentuk obat-obatan, terapi, maupun operasi. Cara terbaik untuk mengobati penyakit radang usus adalah mencegah kambuh dan mengontrol gejala.


Ingin Konsultasi Kesehatan Lambung atau Sakit Maag ? Telepon SMS/WA ke 085221818880.

 

Jumat, 07 November 2014

Sering Cuci Perut Sebabkan Iritasi Usus

Cuci Perut Jangan Keseringan, Bisa Iritasi Usus

Beberapa klinik atau pusat kecantikan kadang menyediakan fasilitas cuci perut atau dikenal dengan istilah colon hydrotherapy. Tapi sebaiknya jangan sering-sering dilakukan karena bisa memicu iritasi di usus.
"Jika terlalu sering bisa menghilangkan lapisan pelindung di usus yang berupa mucus," ujar Dr Aru W Sudoyo, MD, PhD, FACP disela-sela acara Patient Gathering Sanofi Aventis 'Kanker Usus Besar Bisa Dicegah' di Hotel Sahid Jaya.


Kamis, 22 Januari 2015

Dampak begadang dapat memicu tukak lambung

Begadang ternyata Berisiko menyebabkan Tukak Lambung

Ngobrol, main kartu sampai pagi, begadang, boleh saja sih. Itu silakan saja dilakukan, kalau ada artinya. Kalau tidak ada artinya, mending tidur daripada kena Tukak Lambung. Apa hubungannya?

Rabu, 21 Maret 2018

Cara Membedakan Sakit Perut Gejala Usus Buntu atau Karena Maag

Sekilas, sakit perut karena maag dan usus buntu memiliki gejala yang hampir sama. Tidak jarang hal ini membuat banyak orang salah mengartikan sakit perut yang dirasa. Akibatnya beberapa orang yang memang sebenarnya punya usus buntu menyangka jika dirinya hanya mengalami sakit perut karena telat makan. Keliru mengartikan penyebab sakit perut Anda bisa berujung pada salah diagnosis dan pengobatannya. Pada akhirnya ini bisa membuat gejala usus buntu yang diderita semakin parah.


Itu sebabnya Anda perlu mengetahui perbedaan gejala yang ditimbulkan kedua penyakit ini agar bisa memberikan pengobatan yang tepat untuk kedua kondisi tersebut. Ada beberapa perbedaan penting antara  sakit perut gejala usus buntu atau karena maag yang bisa Anda kenali.

Apa bedanya sakit perut karena maag dan sakit perut gejala usus buntu?

Sakit perut akibat gejala usus buntu
Usus buntu (appendicitis) adalah peradangan yang terjadi di apendiks atau usus buntu. Usus buntu adalah sebuah struktur berbentuk selang kecil yang menempel pada bagian awal usus besar yang terletak di perut bagian kanan bawah.  Jika tidak segera diobati usus buntu dapat pecah dan menyebarkan infeksi ke bagian perut lainnya. Kalau situasi tersebut sudah terjadi, bagian lapisan perut juga akan ikut mengalami peradangan yang bisa berakibat fatal.

Tanda utama sakit perut akibat gejala usus buntu adalah rasa sakit di perut bawah bagian kanan. Pada awalnya rasa sakit dimulai pada daerah tengah perut atau sekitar pusar yang terasa timbul-tenggelam. Lalu rasa sakit ini perlahan-lahan bergerak ke bagian kanan bawah perut dan cenderung akan terfokus pada tempat di mana usus buntu berada. 

Sakit perut pada titik ini akan terasa semakin parah dan intens. Jika disentuh juga akan terasa sakit. sakit perut juga akan semakin memburuk ketika Anda mengambil nafas dalam-dalam, batuk, bersin, berjalan, atau gerakan yang menimbulkan penekanan pada perut kanan bawah.  

Selain sakit di perut bawah bagian kanan, usus buntu juga akan menimbulkan beberapa gejala lainnya, di antaranya:
  • Nafsu makan menurun
  • Timbulnya rasa mual bahkan sampai muntah
  • Perut kembung
  • Tidak bisa buang angin (kentut)
  • Demam
Sakit perut karena maag
Pada dasarnya maag bukanlah sebuah penyakit, namun adalah tanda dari kondisi kesehatan atau penyakit lain yang menjadi penyebabnya. Maag bisa terjadi pada semua orang dari waktu ke waktu. Seseorang yang mengalami maag biasanya merasakan perasaan tidak nyaman atau nyeri pada saluran pencernaan bagian atas seperti perut, kerongkongan, ataupun usus dua belas jarinya.

Gejala penyakit maag yang paling sering muncul adalah perut kembung. Perut kembung ini diakibatkan oleh lambung yang di dalamnya terdapat banyak gas. 
Selain itu, gejala lain yang mungkin muncul adalah:
  • Mual dan muntah
  • Perut terasa panas
  • Sering bersendawa, akibat gas yang dihasilkan lambung
  • Merasa sakit di bagian perut dan bagian dada
  • Munculnya rasa asam di mulut
Masih bingung mana sakit perut gejala usus buntu atau maag? Perhatikan lokasi sakitnya

Pada dasarnya, perbedaan paling mencolok antara sakit perut karena usus buntu dan maag adalah terletak pada lokasi sakitnya. Maag menyebabkan rasa sakit di perut bagian atas atau disekitar ulu hati. Selain itu, umumnya penyakit maag tidak menyebabkan demam tinggi.

Sementara itu sakit perut gejala usus buntu muncul di perut bagian kanan bawah. Terlebih jika ditekan, rasa sakit ini akan semakin memburuk. Jika Anda atau kerabat Anda yang memiliki gejala nyeri di kanan bawah yang terasa sangat nyeri, sebaiknya segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hal ini untuk meminimalisasi risiko terjadinya penyakit usus buntu yang semakin parah.

Sabtu, 26 Desember 2015

Urusan Sakit Perut (IBS) Irritable Bowel Syndrome Adalah Hal Lain Dari Maag

Urusan Sakit Perut (IBS) Irritable Bowel Syndrome Adalah Hal Lain Dari Maag. Kebanyakan orang tidak bisa membedakan ketika sakit perut biasa, maag dan Irritable Bowel Syndrome (IBS). Padahal gejala IBS (Irritable Bowel Syndrome) bisa mengganggu kehidupan, pekerjaan dan hubungan Anda. Untungnya gejala IBS (Irritable Bowel Syndrome) tidak sampai merusak organ internal Anda.

Irritable Bowel Syndrome (IBS)

Minggu, 31 Mei 2015

Penyebab, Gejala, Dan Pengobatan Infeksi Usus

Jika Anda merasa mual, mencret, badan demam atau panas, jangan-jangan itu merupakan tanda-tanda dan gejala infeksi usus. Penyakit ini bisa menjadi serius tergantung pada mikroorganisme penyebabnya. Harap perhatikan setiap gejala yang muncul karena ini akan membantu dokter dalam menentukan penyebab infeksi usus sehingga dapat diobati dengan tepat.


Minggu, 21 November 2021

Fungsi Bagian Penting Pada Lambung Manusia

Menjadi salah satu bagian dari sistem pencernaan, membuat fungsi lambung sangat penting. Nutrisi pada makanan dan minuman yang Anda konsumsi akan masuk ke dalam lambung, diolah, serta disimpan sementara sebelum diedarkan ke seluruh tubuh.


Sebagai bagian dari sistem pencernaan, lambung adalah organ berotot yang menyerupai huruf J, terletak di sisi kiri perut bagian atas, dan ukurannya bisa bervariasi pada setiap orang.

Lambung terhubung dengan dua saluran di kedua ujungnya. Bagian ujung atas lambung tersambung dengan esofagus atau kerongkongan, yakni saluran seperti tabung yang menghubungkan mulut ke lambung. Daerah di mana kerongkongan beralih menjadi lambung disebut dengan katup gastroesofageal.

Sedangkan bagian ujung bawah terhubung dengan usus halus, yaitu organ yang menyerupai selang, memanjang dari bagian akhir lambung hingga ke usus besar. Bagian usus halus yang langsung terhubung dengan lambung disebut usus dua belas jari (duodenum).

Bagian Penting dari Lambung
Organ yang berbentuk seperti balon ini terdiri dari lima bagian penting, yaitu:

  • Kardiak yang berfungsi untuk mencegah isi lambung masuk ke kerongkongan kembali.
  • Fundus yakni bagian lambung yang biasanya berisi udara yang masuk ketika Anda menelan. Di bagian ini lambung menghasilkan zat pepsinogen yang akan diubah menjadi pepsin (enzim pencerna protein).
  • Badan lambung adalah bagian di mana makanan mulai diproses dan dicerna. Di bagian ini asam lambung diproduksi.
  • Antrum yaitu bagian bawah lambung yang dekat dengan usus dua belas jari. Di sini makanan akan diproses dan bercampur dengan cairan lambung. Selanjutnya, makanan akan disimpan sementara sebelum didorong ke usus dua belas jari.
  • Pilorus adalah bagian akhir dari lambung, yang terhubung dengan usus halus. Di sini terdapat katup yang berfungsi untuk mencegah makanan yang berada di duodenum agar tidak kembali ke lambung.
Selain terdiri dari lima bagian penting, lambung memiliki beberapa lapisan yang menyusun dindingnya, yaitu:

  • Lapisan terdalam lambung adalah mukosa. Di sini, cairan lambung dan enzim pencernaan dibuat.
  • Lapisan berikutnya adalah lapisan submukosa. Lapisan ini terdiri dari jaringan ikat yang mengandung pembuluh darah, kelenjar getah bening, dan sel-sel saraf.
  • Lapisan luar disebut dengan propria muskularis atau jaringan otot, yakni lapisan yang menutupi submukosa.
  • Sedangkan lapisan terluar dari organ lambung adalah serosa, yaitu membran berserat yang menutupi bagian luar lambung.
Menilik Fungsi Lambung

Fungsi lambung sangat penting pada sistem pencernaan Anda. Sebab, di organ ini makanan akan diolah dan diproses sedemikian rupa hingga nantinya nutrisi dari makanan bisa diserap oleh tubuh.

Berikut ini adalah tiga fungsi utama lambung:

  • Menampung makanan
Ketika Anda makan, makanan yang masuk ke dalam mulut akan melewati tenggorokan dan kerongkongan saat ditelan. Selanjutnya, makanan yang masuk tersebut akan disimpan sementara, yakni sekitar dua jam atau lebih, di dalam lambung.

  • Memecah, mengolah, dan memroses makanan
Di dalam lambung terdapat asam lambung yang berfungsi memecah makanan. Selain itu, terdapat otot-otot yang kuat, yang berfungsi untuk mengaduk makanan dengan cairan lambung agar tercerna dengan rata. Asam lambung dan enzim pencernaan, dihasilkan oleh kelenjar yang terdapat pada dinding lambung. Enzim pencernaan diperlukan untuk memecah lemak, protein, dan karbohidrat menjadi molekul yang lebih kecil, sehingga mudah diserap oleh tubuh. Selain untuk memecah makanan, asam lambung atau asam hidroklorida juga berperan untuk membunuh bakteri yang masuk bersama dengan makanan.

  • Mendorong dan meneruskan makanan ke usus
Setelah makanan diolah dan diproses, selanjutnya otot lambung akan berkontraksi untuk mendorong makanan yang telah selesai diproses tersebut ke usus dua belas jari, melalui katup di bagian ujung bawah lambung yang disebut dengan pilorus. Katup ini berfungsi untuk mencegah makanan yang sudah masuk ke usus dua belas jari, naik kembali ke lambung.

Makanan atau minuman yang Anda konsumsi, tidak semuanya bisa masuk dan diproses oleh lambung. Seseorang bisa saja mengalami muntah setelah mengonsumsi sesuatu yang dianggap berbahaya bagi tubuh, seperti racun atau bakteri penyebab keracunan makanan. Selain itu, penyakit pada lambung, seperti gastritis dan sakit maag, juga dapat menyebabkan muntah dan terganggunya fungsi lambung.

Kamis, 20 November 2014

Jenis Penyakit Berdasarkan Gejala Sakit Perut

Aneka Sakit Perut dan Arti Penyakitnya

Beberapa penyakit diketahui memiliki gejala awal sakit perut mulai dari sakit maag hingga usus buntu. Bagaimana membedakan sakit perut tersebut dan arti penyakitnya?

Sakit perut adalah gangguan yang sering dialami orang, tapi seringkali sulit untuk mengetahui penyebabnya. Untuk itu kenali gejala sakit perut yang dirasakan.

Ada hal-hal tertentu yang membuat sakit perut suatu penyakit berbeda dengan penyakit lainnya, yaitu:

Sabtu, 01 November 2014

Perbedaan Gejala Maag Dan Usus Buntu

Dikira Maag, Ternyata Sakit Usus Buntu!


Apabila gejala menyerupai gangguan maag Anda kumat, hati-hati! Bisa jadi Anda sedang terserang peradangan usus buntu yang akut. Ini adalah salah satu dampak serius yang terjadi jika menyepelekan gejala maag. Pada penderita yang memiliki riwayat gangguan lambung sebelumnya, sering disangka karena kesalahan makan sebagai penyebab utama serangan ini. Akan dirasakan tidak nyaman di uluhati, mual bahkan muntah, perut terasa kembung serta tidak dapat menentukan secara pasti di perut bagian mana nyeri itu berasal. Tanda-tanda ini merupakan perjalanan khas seseorang terkena infeksi usus buntu yang akut. Awas dengan gejala yang mirip ini Anda terkecoh lalu mengabaikann

Jumat, 10 Maret 2017

Sebenarnya tubuh kita sudah melakukan detoks secara otomatis

detoksifikasi alami tubuh
Tubuh kita secara alami melakukan detoksifikasi setiap hari. Detoksifikasi adalah proses normal dari tubuh untuk membuang atau menetralkan racun melalui colon/usus, liver, ginjal, paru-paru, limpatik, dan kulit.racun atau zat-zat yang tidak berguna ini merupakan radikal bebas yang tidak bermanfaat samasekali bahkan sangat merugikan tubuh kita
Pada waktu-waktu tertentu, tubuh kita membuang racun-racun di dalamnya, Maka dari itu agar semuanya bisa maksimal kita harus tidur dan istirahat secara teratur. Tidur terlalu malam atau bangun terlalu siang dapat mengacaukan proses pembuangan zat-zat yang tidak berguna itu,Hal ini bertujuan agar tubuh kita bisa selalu sehat dan menjauhkan diri kita dari berbagai macam penyakit.

Proses pembuangan racun dari dalam tubuh. Proses ini sangat positif karena membantu tubuh melakukan proses pembersihan diri secara alami. Jika dikaitkan dengan waktu dimana organ tubuh bekerja pada kondisi normal, berikut kurang lebih penjelasannya.

LAMBUNG : pukul 07.00-09.00
Pada jam ini organ lambung sedang bekerja sangat baik sehingga dianjurkan untuk melakukan sarapan pagi agar pembentukan energi berlangsung optimum. Minum jus atau makan buah sangat dianjurkan saat perut masih kosong sebelum sarapan agar penyerapan nutrisi jus atau buah tersebut berlangsung baik.

LIMPA : 09.00-11.00
Pada jam ini organ limpa sedang bekerja kuat-kuatnya dalam mengirimkan cairan nutrisi untuk pertumbuhan. Jika pada jam tersebut Anda merasa mengantuk, bisa jadi karena fungsi organ limpa anda lemah. Disarankan mengurangi konsumsi gula, lemak, minyak dan protein hewani.

JANTUNG : 11.00-13.00
Pada jam ini organ jantung sedang bekerja sangat giat sehingga dibutuhkan istirahat sebentar dari aktivitas. Hindari kegiatan fisik, jaga emosi pada jam-jam ini agar tidak memberatkan kerja jantung terutama pada Anda yang menderita gangguan pembuluh darah.

HATI : 13.00-15.00
Pada jam-jam ini organ hati akan bekerja lemah, sehingga diperlukan waktu istirahat. Tidur siang akan cukup membantu dalam memperlancar proses regenerasi sel-sel hati. Jika organ hati berfungsi baik maka tubuh akan kuat dalam menangkal penyakit.

PARU-PARU : 15.00-17.00
Pada jam-jam ini organ paru-paru Anda bekerja sangat lemah. Diperlukan istirahat atau mengurangi aktivitas agar proses pembuangan racun dan pembentukan energi pada paru-paru kembali lancar.

GINJAL : 17.00-19.00
Pada jam-jam ini organ ginjal bekerja sangat kuat. Sebaiknya periode ini digunakan untuk belajar karena pada saat yang sama sedang terjadi pembentukan sum-sum tulang dan otak serta kecerdasan.

LAMBUNG : 19.00-21.00
Organ lambung bekerja sangat lemah pada jam-jam ini. Maka dianjurkan untuk mengkonsumsi makan malam sebelum jam-jam ini, ataupun jika terpaksa maka dianjurkan mengkonsumsi makanan yang mudah dicerna.

LIMPA : 21.00-23.00
Pada jam-jam ini organ limpa akan bekerja sangat kuat. Terjadi proses pembuangan racun dan proses regenerasi sel-sel limpa. Maka dianjurkan untuk istirahat.

JANTUNG : 23.00-01.00
Jantung akan bekerja sangat lemah pada jam-jam ini sehingga dianjurka untuk beristirahat tidur. Jika kita banyak begadang maka dapat melemahkan fungsi jantung.

HATI : 01.00-03.00
Pada jam-jam ini organ hati akan bekerja sangat kuat. Terjadi proses pembuangan racun atau limbah metabolisme tubuh. Apabila terjadi gangguan fungsi hati maka akan tercermin pada kotoran dan gangguan mata.

PARU-PARU : 03.00-05.00
Pada jam-jam ini organ paru-paru sedang bekerja sangat kuat. Terjadi proses pembuangan limbah pada organ paru-paru. Apabila terjadi batuk-batuk, bersin atau berkeringat menandakan adanya fungsi gangguan paru-paru. Maka dianjurkan untuk sering melakukan olah nafas agar paru-paru lebih sehat. 

USUS BESAR : 05.00-07.00
Organ usus besar akan bekerja sangat kuat pada jam-jam ini. Maka dianjurkan untuk membiasakan BAB (Buang Air Besar) secara teratur pada jam-jam ini.

Demikian detoksifikasi alami tubuh /
pola kerja organ dan kemudian membentuk jam biologis pada orang yang normal, akan berputar demikian seterusnya. Apabila terjadi pemaksaan perubahan, maka tubuh yang fleksibel/adaptif ini akan menggesernya untuk menyesuaikan diri. Untuk mengoptimalkan kondisi kesehatan kita kuncinya adalah taati pola yang sudah terbentuk, jangan terlalu sering dilanggar karena akan mengakibatkan tubuh kita yang kelelahan akibat terlalu sering menyesuaikan.


-dari berbagai sumber-

konsultasi Gratis !!
Silahkan SMS/WA ke 085221818880 atau Telepon ke 082218528882 untuk Konsultasi dan Pemeriksaan Jarak Jauh.

Kenapa Stres Bisa Pengaruhi Pencernaan? dan Bagaimana mencegah stres yang bisa mengganggu pencernaan Anda?

Kenapa Stres Bisa Pengaruhi Pencernaan?
 
Stress adalah ketegangan yang melibatkan emosional dan fisik, akibat tanggapan dari berbagai tekanan dari luar. Ada dua faktor yang mempengaruhi seseorang untuk stress, yaitu :

Faktor Internal: Diakibatkan oleh kondisi tertentu dari orang itu sendiri. Misalnya rasa khawatir dan takut karena kondisi psikologis,.

Faktor eksternal: Akibat mengalami kehidupan yang  berantakan, kehidupan lingkungan yang buruk, tekanan ekonomi,tekanan kerja dll.


Gejala yang ditimbulkan akibat stress

melalui gejala stress inilah seseorang bisa mederita sakit fisik. Gejala-gejala yang mungkin timbul akibat stress adalah, sulit tidur, depresi, sakit perut, sakit kepala, makan tidak teratur, menyendiri, dsb.

Lalu bagaimana stress bisa mempengaruhi system pencernaan ?

Dalam penelitian selama bertahun-tahun telah menemukan hubungan yang kompleks antara otak dengan sistem pencernaan, yang sangat sensitif terhadap suasana hati. Lambung dan usus benar-benar memiliki sel-sel saraf lebih dari seluruh sumsum tulang belakang, dan ada beberapa saraf yang berjalan dari otak ke sistem pencernaan.
Bahkan, 95 persen serotonin tubuh, yaitu hormon yang mengatur suasana hati, ditemukan dalam sistem pencernaan bukan otak.
Pencernaan sebenarnya dikendalikan oleh sistem saraf enterik, yang terdiri dari jutaan saraf yang berkomunikasi dengan sistem saraf pusat. Ketika Anda stres, tubuh Anda terfokus terhadap seluruh jaringan tubuh agar tetap hidup dan mengabaikan pencernaan Anda.
Stres mampu menutup aliran darah ke sistem pencernaan, mengganggu kontraksi organ pencernaan serta mengurangi sekresi enzim pencernaan.
Otak Anda mengeluarkan beberapa hormon yang bisa mendatangkan ‘malapetaka’ pada sistem pencernaan Anda. Sebagai contoh, tubuh Anda melepaskan hormon yang disebut corticotropin-releasing hormone (CRH), yang menekan nafsu makan. Itulah sebabnya mengapa beberapa orang tidak bisa makan ketika mereka sedang stres. Namun demikian, fungsi utama dari CRH adalah untuk menginstruksikan kelenjar adrenal Anda untuk mulai memproduksi adrenalin dan steroid, yang memberikan Anda kekuatan untuk melawan atau melarikan diri dari stres Anda. Pada tahap dan kasus tertentu, stress juga bisa menyebabkan peradangan pada sistem pencernaan dan membuat anda lebih rentan terhadap infeksi.
Stress juga bisa menyebabkan kerongkongan anda mengalami kejang. Stress terkenal meningkatkan asam di dalam perut dan menyebabkan gangguan pencernaan. Saat stress, penggiling makanan di dalam perut anda bisa tertutup dan menyebabkan mual-mual. Stress menyebabkan berbagai reaksi dan gangguan usus seperti diare dan sembelit. Maka tidak heran jika kadang kita melihat orang-orang yang berada dalam tekanan tinggi sering bolak-balik ke kamar mandi. Meskipun stress mungkin tidak menyebabkan penyakit seperti radang perut / radang usus, namun bisa memperparahnya atau penyakit-penyakit lainnya.

Efek stres pada pencernaan sebagai berikut: 

1. Dapat menyebabkan kerongkongan Anda kering

2. Stres bisa meningkatkan produksi asam dalam perut Anda, dan membuat perut Anda mulas.

3. Stres dapat mematikan aktivitas pencernaan perut Anda serta membuat Anda mual.

4. Stres bisa mempengaruhi usus Anda dan menyebabkan Anda mengalami sembelit atau diare.

5. Stres bisa menyebabkan sistem pencernaan Anda meradang dan membuat Anda lebih rentan terhadap infeksi.

6. Dalam jangka panjang, stres dapat menyebabkan sindrom iritasi usus besar.

7. Timbul bisul yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Peneliti percaya bahwa stres dapat membantu infeksi berkembang, dengan mempengaruhi keseimbangan asam dan cairan lainnya dalam sistem pencernaan.


Bagaimana mencegah stres yang bisa mengganggu pencernaan Anda?

Salah satu cara terbaik untuk mengendalikan stress dan menjaga pencernaan adalah dengan melakukan olahraga ringan. Aktivitas fisik mengurangi ketegangan dan merangsang pelepasan zat kimia otak yang disebut endorfin, yang mampu meningkatkan mood baik dan meredakan stress.

terapi relaksasi, Kegiatan ini akan membantu Anda relaksasi dan menghilangkan stres Anda.Berbicara dengan orang tercinta atau terdekat mengenai stress yang anda alami bisa memiliki efek besar, tapi terapi bicara dengan orang yang ahli (terapis) bisa jauh lebih besar efeknya.kemudian Jangan pernah menghadapi stress dengan makan berlebihan dan memilih santapan junk food, Hidari gula dan lemak berlebihan. Jauhi alkohol dan rokok. Mengandalkan obat-obatan untuk menghadapi stress juga bisa berakibat buruk pada pencernaan. Orang-orang yang terus-terusan mengkonsumi obat penenang dan pereda nyeri/sakit kepala, apapun jenisnya, bisa mengalami kerusakan saluran pencernaan. Kurangi konsumsi kopi, minuman ringan, dan berbagai minuman yang kaya gula dan kafein.

jika anda mengalami gangguan stress dan berimbas pada pencernaan anda, segeralah konsultasikan dengan dokter. Sebab bisa jadi masalah yang anda alami pada pencernaan tidak ringan dan diagnosa akurat sangat dibutuhkan.

Rabu, 25 Februari 2015

Cara Mudah Menjaga Kesehatan Lambung Dengan Kunyit

Kandungan minyak volatile dalam kunyit telah menunjukkan aktivitas anti-inflamasi, menyembuhkan batuk / demam dan luka yang signifikan dalam berbagai model eksperimental dan penelitian. Bahkan lebih kuat dari minyak atsiri, hal ini dikarenakan pigmen kuning atau oranye dari kunyit yang disebut curcumin. Curcumin dianggap agen farmakologis utama dalam kunyit. Dalam banyak penelitian, efek anti-inflamasi curcumin ini telah terbukti sebanding obat hydrocortisone dan fenilbutazon sebagai zat anti-inflamasi seperti Motrin. Berbeda dengan obat-obatan, yang berhubungan dengan efek toksik yang signifikan (pembentukan ulkus, penurunan jumlah sel darah putih, pendarahan usus), curcumin tidak menghasilkan toksisitas. 


Rabu, 12 November 2014

Salah kaprah tentang maag di masyarakat

Apakah Anda pernah merasakan perut yang terasa penuh akibat timbulnya gas berlebihan di dalam sistem pencernaan, baik di dalam lambung, usus halus ataupun usus besar? Nah, gejala ini kerapkali dianggap masyarakat umum sebagai problem atau gejala sakit maag.

#spoiler: ingin konsultasi seputar keluhan lambung anda? konsultasi bersama kami, ahlinya. kontak spesialis lambung. nomor ada di bagian widget situs ini :D
 
Nah, Yang diharapkan setelah membaca artikel ini, Janganlah Anda buru-buru menyimpulkan gejala tersebut diatas sebagai gejala penyakit maag. Rasa penuh di perut, atau serba kembung, dan nyeri lambung memang sering disalah artikan masyarakat sebagai sakit maag. Padahal gejala itu belum tentu maag, melainkan bisa juga gangguan lain, misalnya kekurangan enzim.


Selasa, 11 November 2014

Perut kembung bisa saja bukan maag

Apakah Anda pernah merasakan perut kembung yang terasa penuh akibat timbulnya gas berlebihan di dalam sistem pencernaan, baik di dalam lambung, usus halus ataupun usus besar? Nah, gejala ini kerapkali dianggap masyarakat umum sebagai problem atau gejala sakit maag.

#spoiler: ingin konsultasi seputar keluhan lambung anda? konsultasi bersama kami, ahlinya. kontak spesialis lambung. nomor ada di bagian widget situs ini :D
 
Nah, Yang diharapkan setelah membaca artikel ini, Janganlah Anda buru-buru menyimpulkan gejala tersebut diatas sebagai gejala penyakit maag. Rasa penuh di perut, atau sebah, kembung, dan nyeri lambung memang sering disalah artikan masyarakat sebagai sakit maag. Padahal gejala itu belum tentu maag, melainkan bisa juga gangguan lain, misalnya kekurangan enzim.
 

Rabu, 12 April 2017

Penyebab Sering Sendawa


Penyebab Sering Sendawa

Sendawa Setelah makan lumrah dialami seseorang. Hal itu normal meski pada beberapa kasus, sendawa juga bisa dipicu kondisi-kondisi tertentu. Sendawa adalah salah satu cara tubuh mengeluarkan gas secara alami. Kondisi ini umumnya adalah hal yang baik karena jika tidak dikeluarkan, maka gas dalam perut dapat menyebabkan perut kembung yang kadang disertai dengan sakit perut.

Senin, 18 Januari 2016

Suka Begadang?? 7 Proses Tubuh Disaat Begadang Yang Harus Diketahui!!

Anda pelaku atau suka begadang? Kelas ringan atau kelas berat (hehehe kaya lagi m, atau insomnia)??? Jika ya, simak yu ulasan 7 proses tubuh disaat begadang yang harus diketahui dibawah ini apa yang terjadi terhadap tubuh kita dalam sehari-hari bila kita sering melakukan begadang setiap malam. 
http://www.spesialislambung.com/2016/01/suka-begadang-7-proses-tubuh-disaat.html
Lirik Lagu Begadang I - Rhoma Irama

Senin, 10 November 2014

sakit perut maag atau sakit perut tipes?

Gejala tifus dan maag punya persamaan yakni perut yang terasa sakit serta mual dan muntah. Akibatnya banyak orang yang salah prediksi dikira sakit maag ternyata kena tifus. Ketahui beda sakit perut maag dan sakit perut tifus.

Minggu, 02 November 2014

Tukak Lambung Dapat Memicu Kanker

Dibiarkan, Tukak Lambung Picu Kanker

Tukak Lambung sering diremehkan penderitanya. Padahal, kalau dibiarkan akan menjadi penyakit yang merongrong tubuh kita terus menerus. Luka pada lambung merupakan penyakit yang serius. Jika dibiarkan, luka pada lambung dapat memicu terjadinya kanker. Ngomong-ngomong apa sih yang Anda ketahui tentang tukak lambung itu sendiri?
Tukak lambung (peptic ulcer) dapat diartikan sebagai luka pada lambung atau usus duodenum karena terjadi ketidakseimbangan antara sekresi asam lambung, pepsin dan infeksi bakteri helycobacter pylori dengan faktor pelindung mukosa seperti produksi prostaglandin, gastric mukus, bikarbonat dan aliran darah mukosa.
Pada gambar dibawah ini, tukak lambung dideskripsikan oleh garis yang diberi keterangan peptic ulcer.

tukak lambung